Skip to main content

Media untuk Pilkada

Sejak berlakunya UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah bangsa Indonesia mulai merayakan pesta rakyat untuk memilih wakil daerah administratifnya masing-masing. Tiap kader memiliki cara-cara sendiri untuk memikat simpatisan dari berbagai golongan. Mulai dari petani, peternak, akuntan, notaris, hingga pejabat legislatif pun menjadi sasaran kampanye para calon. Media promosi diri ini pun bermacam-macam, ada yang dengan iring-iringan di sepanjang jalan utama hingga menyanyikan mars partai pendukungnya di kanal televisi swasta.

Latar belakang para calon menjadi modal tersendiri dalam kampanye awalnya. Seorang kader yang berprofesi sebagai akuntan atau notaris tentunya akan mengajak terlebih dahulu kolega-koleganya untuk mendukungnya. Selain membutuhkan dukungan finansial dari para donatur dan kreditor, para calon ini juga akan melakukan hal-hal konyol untuk menarik perhatian rakyat.

Maraknya iklan-iklan bertema pilkada ini tentunya bisa menjadi sumber penghasilan bagi sebagian orang. Adalah Buzzer, profesi yang sudah ada sejak  awal internet booming di 2000 ini baru dikenal masyarakat luas, terutama menengah ke bawah yang bertugas meramaikan promosi di media sosial. Komentar-komentar dukungan maupun kritik pedas ini dikirimkan melalui ponsel tiap buzzer, atau buzzer gelondongan yang menggunakan banyak ponsel atau kumpulan akun palsu. Uang yang dihasilkan dari kegiatan buzzing ini bisa sebesar UMR tiap daerah, yang notabene pekerjaannya hanyalah menghabiskan kuota internet.

Selain menyebar komentar, ada juga profesi lain yang kegiatan utamanya membuat konten hoax, phishing, scam, dan sejenis. Semua ini tentunya dengan imbalan uang. No free lunch in politics. Ya benar, mereka tentunya tidak akan mau melakukan pekerjaan tanpa adanya imbal balik. Pemberi imbal balik ini biasanya mereka yang berkepentingan dengan hancur atau meningkatnya popularitas salah satu calon.

Penggemar kolom komentar ini menggunakan postingan dari akun media massa yang terkenal untuk meningkatkan tingkat timeliness dan engagement di platform tertentu. Dengan begini efek yang ditimbulkan dari satu komentar bisa memicu reaksi berantai dari orang-orang yang awam menggunakan teknologi, seperti bapak-bapak usia 40an ke atas yang asal percaya dengan judul berita tanpa membaca kontennya untuk mendapatkan penjelasan kronologis.

Selain dampak buruk penggunaan media massa untuk kampanye pilkada, dampak positif yang dihasilkan juga cukup bermanfaat untuk pemegang kepentingan terbesar republik ini, rakyat. Dengan adanya pemberitaan yang faktual kita dapat mengetahui pergerakan dari masing-masing calon. Kita menjadi lebih mengenal sepak terjang mereka selama masa kampanye. Hal ini dibantu dengan jurnalis-jurnalis yang tentunya berusaha mengorek keterangan serinci mungkin dari masing-masing calon. Jurnalis akan mencantumkan sumber referensi dan keterangan lainnya di kolomnya. Jadi selain kepo kita juga bisa belajar dari kutipan-kutipan Miriam Budiardjo yang terkenal dalam bidangnya.

Bijak-bijaklah dalam menggunakan media massa elektronik, di situ kita meninggalkan jejak tulisan yang bisa disimpan dalam bentuk screenshots meskipun kemudian kita hapus jejak itu. Banyak orang yang akan memanfaatkan kerapuhan mental kita yang mudah digoyahkan oleh hoax dan scam. Perhatikan, teliti, cermati, telaah.

Comments

Popular posts from this blog

Snipping Tool, Aplikasi Ringan Windows yang Sangat Ajib

Tutorial menggunakan Microsoft Word, tutorial bla bla bla, banyak artikel yang berisi tutorial cara menggunakan fitur atau mengatasi error yang kontennya screenshots saat kita menggunakan PC. Hal ini membuat para Developer berlomba-lomba membuat aplikasi screenshot yang kaya fitur. Namun tahukah Kamu kalau Microsoft Windows sendiri telah menyediakan aplikasi serupa yang lebih ergonomis? Yak, nama aplikasi itu adalah Snipping Tool . Aplikasi ini merupakan bawaan Windows mulai dari Windows 7 hingga Windows 10 yang terbaru. Microsoft merasa perlu mempertahankan aplikasi ini karena selain lebih praktis digunakan juga kita bisa memilih akan mengambil screenshot mode per Window atau fullscreen . Di menu Options Kamu juga bisa mengatur apakah ingin menyisipkan URl di bawah hasil snips seperti caption atau mengubah warna ketika menggunakan seleksi bebas. Nah, untuk membuka aplikasi ini cukup mudah. Kamu cukup mengklik Start button lalu mengetik Snipping di kolom pencarian at...

Menampilkan Thumbnail Preview untuk File MKV pada Windows 7

Hai sobat Desktopers ! Kalian pasti punya koleksi video kan? Video sendiri formatnya banyak, ada yang dengan container MKV, MP4, MPEG, dan sebagainya. Nah, beberapa container tersebut ada yang secara default dari Windows bisa di-thumbnail preview, ada juga yang harus menginstall codecs tambahan. Contohnya MKV, bawaan Windows bahkan tidak punya, hal ini untuk Windows 7, 8, 8.1, dan generasi-generasi sebelumnya, untuk Windows 10, saya belum mencoba, hehehe Untuk bisa menampilkan thumbnail preview MKV, kamu perlu download salah satu codecs di bawah ini: ADVANCED Codecs STANDARD Codecs Install salah satu saja, kalau diinstall dua-duanya, nanti akan muncul errors karena direktori instal nya beda, sistem akan kebingungan memilih dan bisa-bisa stopped working. Beda dengan ReClock, kalau ReClock bisa disandingkan, kalau ini tidak. Pilih Cancel  yang kiri untuk tidak menginstall IStartSurf, trust me, kamu gak butuh tuh Special Offer. Skip Jika kamu sebelumnya mengin...

4k Stogram, Aplikasi Pengunduh Konten Instagram

Sumber: https://static.4kdownload.com/main/img/redesign/product-screenshots/windows/stogram/glav.jpg?723a8ffb05ba Apakah kamu termasuk penggila Instagram? Sering kehabisan kuota internet buat browsing Explore Instagram ? Jangan khawatir, sekarang ada aplikasi yang cocok buat kamu, 4k Stogram ! Aplikasi ini fungsi utamanya sebagai viewer dan downloader konten-konten yang ada di Instagram untuk PC, macOS, dan Linux. Kamu bisa mengunduh foto, video, dan stories akun-akun publik maupun private yang ada di Instagram kamu, melakukan backup data profil, dan mengimpor daftar following list kamu. Pertama kamu akan diberi kesempatan untuk mencoba versi Trial selama 30 hari pertama, jika kamu tertarik maka kamu bisa berlangganan layanan ini dengan tarif ~10 USD. Pilihan sistem operasi yang didukung aplikasi ini. Fitur-fitur yang disediakan juga beragam, antara lain: Mengunduh IG Stories Mengunduh posting berbentuk video Melakukan backup akun Follow daftar subskripsi dengan m...