Artikel ini bersumber dari AllTechBuzz dengan beberapa suntingan saya.
Teknologi Cloud Computing merupakan lompatan dari penggunaan disket. Dulu kita dipusingkan dengan media penyimpanan yang berukuran jumbo dan berkapasitas kecil, sekarang kita bisa membeli USB Flash Drive sebesar ibu jari dengan kapasitas mencapai 256 GB, cukup untuk 2 partisi PC. Terobosan media penyimpanan ini kemudian berevolusi dengan memperhatikan unsur kepraktisan, di mana sekaran internet sudah menjadi makanan sehari-hari. Internet dengan kecepatan yang tinggi pun semakin hari semakin bisa dinikmati dari berbagai daerah. Muncul lah ide, kalau semisal saya tidak harus membawa USB Flash Drive, hard disk eksternal, dan media penyimpanan lainnya, tetapi saya cukup membawa gadget dan ada koneksi internet, saya bisa mengakses data saya dari mana saja dan kapan saja. Kita tidak perlu direpotkan dengan membawa flash disk ketika presentasi, ke warnet, atau ke tempat lainnya. Cukup upload data ke cloud server, kita bisa mengaksesnya tanpa perlu ribet. Keuntungan lainnya dari teknologi ini adalah user dapat menggunakan akun personal dan data mereka dari internet tanpa harus menginstall software khusus. Artinya, kapan pun dan dimana pun Anda butuh, cukup buka browser Anda dan akses data Anda di internet. Contoh yang paling umum adalah Google Docs.
Keuntungan:
Teknologi Cloud Computing merupakan lompatan dari penggunaan disket. Dulu kita dipusingkan dengan media penyimpanan yang berukuran jumbo dan berkapasitas kecil, sekarang kita bisa membeli USB Flash Drive sebesar ibu jari dengan kapasitas mencapai 256 GB, cukup untuk 2 partisi PC. Terobosan media penyimpanan ini kemudian berevolusi dengan memperhatikan unsur kepraktisan, di mana sekaran internet sudah menjadi makanan sehari-hari. Internet dengan kecepatan yang tinggi pun semakin hari semakin bisa dinikmati dari berbagai daerah. Muncul lah ide, kalau semisal saya tidak harus membawa USB Flash Drive, hard disk eksternal, dan media penyimpanan lainnya, tetapi saya cukup membawa gadget dan ada koneksi internet, saya bisa mengakses data saya dari mana saja dan kapan saja. Kita tidak perlu direpotkan dengan membawa flash disk ketika presentasi, ke warnet, atau ke tempat lainnya. Cukup upload data ke cloud server, kita bisa mengaksesnya tanpa perlu ribet. Keuntungan lainnya dari teknologi ini adalah user dapat menggunakan akun personal dan data mereka dari internet tanpa harus menginstall software khusus. Artinya, kapan pun dan dimana pun Anda butuh, cukup buka browser Anda dan akses data Anda di internet. Contoh yang paling umum adalah Google Docs.
Keuntungan:
- Lebih ekonomis.
- Kapasitas penyimpanan yang besar.
- Update otomatis.
- Mobilitas.
- Tidak perlu download.
- Latensi, cloud kurang sesuai untuk streaming dan media sosial.
- Ketergantungan, user tergantung kepada kualitas koneksi internet.
- Risiko dan insekuritas, selalu ada kemungkinan insekuritas (ketidakamanan) untuk data yang tersimpan terlebih online.
- Masalah migrasi, jika user hendak berganti provider, user akan menemui beberapa masalah seperti migrasi data yang kurang menyenangkan.
Kesimpulan:
Dengan semakin banyaknya pengguna cloud computing hari ini, kita semakin dimudahkan untuk menjangkau setiap penjuru dunia hanya dengan internet. Kekurangan terbesar cloud computing terletak pada keamanan data dan privasi data. Akan tetapi, cloud computing tetaplah sebuah terobosan yang harus dikembangkan agar kita semakin dimudahkan dan semakin efisien dalam pekerjaan. Mari kita tunggu terobosan dan inovasi lainnya dari teknologi cloud computing ini.
Beberapa situs file sharing telah menggunakan teknologi ini, Google dan Microsoft pun tak mau ketinggalan. Ada Google Drive dan SkyDrive, iCloud, Mediafire, Ziddu, Dropbox, dan sebagainya. Layanan ini akan sangat membantu Anda yang membutuhkan mobilitas dan kepraktisan, karena bawaan Anda akan lebih ringan. Terlepas dari keamanan privasi data, jika data yang kita unggah hanya untuk tujuan presentasi kelas semata maka tidaklah terlalu dirisaukan, akan tetapi akan berbeda jika yang kita unggah adalah foto pribadi, nomor rekening pribadi beserta PIN ATM, atau data perusahaan yang perlu untuk dirahasiakan. Berhati-hatilah dalam berbagi di internet, karena kita tidak tahu kapan, siapa, bagaimana, apa, mengapa, di mana, untuk apa data kita akan diunduh.
Beberapa situs file sharing telah menggunakan teknologi ini, Google dan Microsoft pun tak mau ketinggalan. Ada Google Drive dan SkyDrive, iCloud, Mediafire, Ziddu, Dropbox, dan sebagainya. Layanan ini akan sangat membantu Anda yang membutuhkan mobilitas dan kepraktisan, karena bawaan Anda akan lebih ringan. Terlepas dari keamanan privasi data, jika data yang kita unggah hanya untuk tujuan presentasi kelas semata maka tidaklah terlalu dirisaukan, akan tetapi akan berbeda jika yang kita unggah adalah foto pribadi, nomor rekening pribadi beserta PIN ATM, atau data perusahaan yang perlu untuk dirahasiakan. Berhati-hatilah dalam berbagi di internet, karena kita tidak tahu kapan, siapa, bagaimana, apa, mengapa, di mana, untuk apa data kita akan diunduh.
Comments
Post a Comment